Diva Aisah Maharani
Khazanah | 2026-01-26 10:15:05
Pada kesibukan kuliah, organisasi, dan tuntutan sosial, mahasiswa sering kali mengalami tekanan yang memengaruhi keseimbangan hidup mereka. Salah satu cara sederhana namun berdampak besar untuk menjaga ketenangan batin dan kedisiplinan adalah dengan menjalankan puasa sunnah. Puasa Senin-Kamis, misalnya, bukan hanya ibadah yang dianjurkan Rasulullah saw., tetapi juga menjadi bagian latihan pengendalian diri yang efektif bagi mahasiswa.
Dengan menahan lapar dan haus sejak fajar hingga maghrib, mahasiswa belajar menahan nafsu emosional. Ini bukan sekadar menahan makan, tetapi juga menahan emosional, menjaga ucapan, dan memperkuat kesabaran. Seperti yang dikutip dalam penelitian oleh Efit Fitria Agustianty dan Nurdianah Sri Komariah menunjukkan bahwa puasa sunnah berperan dalam meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual mahasiswa, terutama dalam hal pengendalian emosi dan memperkuat hubungan dengan Allah swt.
Selain manfaat spiritual, puasa sunnah juga berdampak pada gaya hidup mahasiswa. Mereka cenderung lebih hemat, lebih teratur dalam waktu makan, dan lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Dalam lingkungan kampus, puasa sunnah bisa menjadi benteng dari gaya hidup yang mewah dan pergaulan bebas yang sering kali menjauhkan mahasiswa dari nilai-nilai keislaman. Dikutip dari A’lal Aulia M. Zain dalam penelitiannya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyebutkan bahwa puasa sunnah Senin-Kamis berkontribusi terhadap peningkatan kecerdasan spiritual mahasiswa kedokteran, yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tekanan akademik dan profesi.
Menariknya, puasa sunnah juga dapat memperkuat solidaritas sosial. Ketika mahasiswa menjalankan puasa bersama, berbuka bersama, atau saling mengingatkan untuk sahur, terbentuklah ikatan ukhuwah yang positif. Ini menjadi modal sosial yang penting dalam membangun komunitas kampus yang sehat dan saling mendukung.
Dengan semua manfaat tersebut, puasa sunnah bukan hanya ibadah tambahan, tetapi juga strategi hidup yang sederhana dan bermakna. Mahasiswa yang konsisten menjalankannya akan merasakan peningkatan kualitas hidup, baik secara spiritual, emosional, maupun sosial. Maka, tidak berlebihan jika puasa sunnah disebut sebagai latihan pengendalian diri yang paling murah, paling mudah, dan paling berkah.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

2 hours ago
3














































