Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan penanganan terhadap warga terdampak banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan penanganan terhadap warga terdampak banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, hingga Selasa, (27/1/2026) siang. Penanganan difokuskan pada evakuasi warga yang masih bertahan di rumah serta pendistribusian bantuan makanan siap saji.
Respons dilakukan di Desa Teluk Jaya dan Desa Teluk Buyung, Kecamatan Pakis Jaya, Kabupaten Karawang. Banjir di wilayah tersebut terjadi akibat meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet yang berdampak pada 20 kecamatan di Karawang.
Abdul Aziz, Penanggungjawab Respons Banjir Karawang dari DMC Dompet Dhuafa, menjelaskan meskipun debit air di Kecamatan Pakis Jaya mulai berangsur surut, genangan masih ditemukan di sejumlah titik.
“Alhamdulillah hingga siang ini debit air perlahan mulai surut, namun masih terdapat genangan sekitar 30 hingga 60 sentimeter. Mayoritas warga memilih bertahan di rumah masing-masing atau mengungsi ke rumah sanak keluarga di lantai dua karena belum ada pos pengungsian,” ujar Abdul Aziz.
Abdul Aziz menambahkan, saat tim tiba di lokasi masih terdapat permintaan evakuasi serta kebutuhan mendesak berupa makanan siap santap dan layanan medis.
“Ketika kami sampai, masih ada warga yang membutuhkan evakuasi, serta dukungan makanan siap santap dan layanan kesehatan,” kata Abdul Aziz.
Di lapangan, Tim DMC Dompet Dhuafa melakukan penyisiran wilayah terdampak mulai dari Kecamatan Tempuran, Karawang Timur, hingga Kecamatan Pakis Jaya, Karawang Barat.
Tim DMC berhasil mengevakuasi delapan jiwa serta menyalurkan bantuan logistik berupa 100 paket makanan siap santap dan air mineral kepada warga terdampak. Saat ini, tim DMC Dompet Dhuafa bersiaga di Desa Teluk Jaya untuk memantau perkembangan situasi dan kebutuhan lanjutan di lapangan.

3 hours ago
4














































