Putri KW Lengkapi Empat Wakil Indonesia di Perempat Final China Open

6 hours ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, 

JAKARTA -- Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani memastikan Indonesia mengirim empat wakil ke perempat final China Open 2026. Unggulan keenam itu menyusul Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, dan Jonatan Christie yang lebih dulu mengamankan tempat di delapan besar.

Putri mengalahkan wakil Thailand Busanan Ongbamrungphan dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-14 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Jiangsu, China, Kamis (23/7/2026).

Kemenangan tersebut mengantarkan Putri melaju ke perempat final yang akan digelar di tempat yang sama pada Jumat (24/7/2026). Pada babak delapan besar, ia akan menghadapi tunggal putri Jepang Tomoka Miyazaki.

Putri mengaku bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera. Meski meraih kemenangan dua gim langsung, ia menilai masih ada sejumlah hal yang harus dibenahi, terutama dalam menjaga fokus ketika sudah unggul.

"Tadi kan sudah unggul beberapa poin tapi Busanan bisa mengejar dan bahkan menyamakan kedudukan. Ini karena fokus pikiran saya sudah sedikit menurun, harus diakui jadi agak lepas pola permainannya walau akhirnya bisa balik lagi," kata Putri dalam keterangan resmi PBSI.

Menurut Putri, Busanan memiliki kekuatan pukulan yang baik sehingga ia harus lebih sabar dalam membangun serangan. Ia berusaha terus mengarahkan shuttlecock menjauh dari jangkauan lawannya agar tidak mudah diserang balik.

"Dia tangannya bagus, cukup kuat juga jadi memang tidak boleh asal buang bola. Ketika saya banyak menyerang dia malah lebih suka begitu. Kuncinya harus menjauh-jauhkan bola dari jangkauan dia," ujarnya.

Putri mengakui tantangan terbesar dalam pertandingan tersebut justru datang dari dirinya sendiri. Ia harus berjuang menjaga konsentrasi agar tidak kehilangan kendali permainan.

"Tadi saya berkutat melawan pikiran dan melawan diri sendiri," katanya.

Menghadapi Tomoka Miyazaki di perempat final, Putri menegaskan ia harus lebih siap, terutama dari sisi mental. Ia juga mewaspadai kemampuan lawannya dalam mengolah bola-bola atas serta daya juang yang tinggi.

"Besok bertemu Tomoka, harus lebih teguh dan dikuatkan pikirannya. Waspada dengan bola atas dan uletnya dia," ujar Putri.

Read Entire Article
Politics | | | |